Tugas ke 5 laporan bacaan
Laporan bacaan Hendra 11901231
Identitas buku
Nama Jurnal : Teknodik
Judul Jurnal : Strategi Pembelajaran dan Implikasinya Pada Peningkatang Efektivitas Pembelajaran
Penulis : Bambang Warsita
Tahun Terbit : 2009
1. Pengertian Pembelajaran
Pembelajaran adalah proses interaksi antara peserta didik dengan pendidik dan sumber belajar pada suatu lengkungan belajar (UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional). Intinya adalah usaha untuk membuat peserta didik belajar. Dengan kata lain, pembelajaran merupakan upaya menciptakan kondisi agar terjadi kegiatan belajar. Kegiatan pembelajaran tidak akan berarti jika tidak menghasilkan kegiatan belajar pada para peserta didiknya. Kegiatan belajar hanya bisa berhasil jika peserta didik belajar secara aktif mengalami sendiri proses belajar.
Dalam pengertian lain, pembelajaran adalah usaha-usaha yang terencana dalam memanipulasi sumber-sumber belajar agar terjadi proses belajar dalam diri peserta didik (Sadiman, dkk, 1986). Pembelajaran (disebut juga sebagai kegiatan pembelajaran) adalah usaha mengelola lingkungan dengan sengaja agar seseorang membentuk diri secara positif dalam kondisi tertentu (Miarso, 2004). Dengan demikian, inti dari pembelajaran adalah segala upaya yang dilakukan oleh pendidik agar terjadi proses belajar pada diri peserta didik.
Pembelajaran menurut Gagne & Briggs adalah suatu sistem yang bertujuan untuk membantu proses belajar peserta didik, yang berisi serangkaian peristiwa yang dirancang, disusun sedemikian rupa untuk mempengaruhi dan mendukung terjadinya proses belajar peserta didik yang bersifat internal (Gagne dan Briggs, 1979). Dengan demikian, pembelajaran merupakan segala upaya untuk menciptakan kondisi dengan sengaja agar tujuan pembelajaran dapat dipermudah (facilitated) pencapaiannya.
Ada lima prinsip yang menjadi landasan pengertian pembelajaran yaitu sebagai berikut:
a. Pembelajaran sebagai usaha untuk memperoleh perubahan perilaku.
b. Hasil pembelajaran ditandai dengan perubahan perilaku secara keseluruhan.
c. Pembelajaran merupakan suatu proses.
d. Proses pembelajaran terjadi karena adanya sesuatu yang mendorong dan adanya suatu tujuan yang akan dicapai.
e. Pembelajaran merupakan bentuk pengalaman.
Dari uraian di atas dapat disimpulkan bahwa dalam kegiatan pembelajaran perlu dipilih strategi yang tepat agar tujuan dapat dicapai. Strategi pembelajaran adalah suatu cara atau metode yang dilakukan oleh pendidik (guru) terhadap peserta didik dalam upaya terjadinya perubahan pada aspek kognitif, afektif dan motorik secara berkesinambungan.
2. Pengertian Strategi Pembelajaran
Strategi identik dengan teknik, siasat atau kiat, namun apabila digabungkan dengan kata pembelajaran (strategi pembelajaran) dapat dipahami sebagai suatu cara atau seperangkat cara atau teknik yang dilakukan oleh seorang guru atau peserta didik dalam mengupayakan terjadinya suatu perubahan tingkah laku atau sikap. Oleh karena itu, strategi pembelajaran merupakan suatu kegiatan pembelajaran yang harus dikerjakan guru dan peserta didik agar tujuan pembelajaran dapat dicapai secara efektif dan efisien (Kemp, 1995).
Berikut ini adalah aplikasi strategi pembelajaran yang mencakup empat aspek, yaitu sebagai berikut:
a. Urutan kegiatan pembelajaran, yang berisikan urutan kegiatan guru dalam menyampaikan materi atau isi pelajaran kepada peserta didik.
b. Metode pembelajaran, yaitu cara guru mengorganisasikan materi pelajaran dan peserta didik agar terjadi proses belajar secara efektif dan efisien.
c. Media pembelajaran, yaitu peralatan dan bahan pembelajaran yang digunakan guru dan peserta didik dalam kegiatan pembelajaran.
d. Waktu yang digunakan guru dan peserta didik untuk menyelesaikan setiap langkah dalam kegiatan pembelajaran.
Dengan demikian, strategi pembelajaran merupakan perpaduan dari urutan kegiatan, cara pengorganisasian materi pelajaran dan peserta didik, peralatan dan bahan, serta waktu yang digunakan dalam proses pembelajaran untuk mencapai tujuan pembelajaran yang telah ditentukan. Dengan kata lain, strategi pembelajaran dapat pula disebut sebagai cara yang sistematis dalam mengkomunikasikan isi pelajaran kepada peserta didik untuk mencapai tujuan pembelajaran tertentu (Suparman, 2004).
3. Komponen Strategi Pembelajaran
Dalam menerapkan strategi pembelajaran, ada beberapa komponen yang harus diperhatikan agar dalam kegiatan pembelajaran dapat mencapai suatu tujuan yang telah ditentukan. Pendapat Dick and Carey sebagaimana dikutip Suparman, menyebutkan 5 komponen umum strategi pembelajaran yakni:
a. kegiatan pembelajaran pendahuluan,
b. Penyampaian informasi,
c. Partisipasi peserta didik,
d. Tes,
e. Kegiatan tindak lanjut
Selain metode pembelajaran, langkah selanjutnya yang harus dilakukan ádalah menentukan alat atau media pembelajaran. Media adalah alat yang digunakan untuk menyampaikan pesan atau informasi dari pengirim kepada penerima pesan. Media dapat berupa alat-alat elektronik, gambar, buku, model dan sebagainya. Ada beberapa pengelompokan media pembelajaran yang dilakukan, seperti pengelompokan kedalam:
a. Media cetak dan non-cetak,
b. Media elektronik dan non-elektronik,
c. Media projected dan non-projected, dan
d. Media tradisional dan modern.
Mengingat media yang dapat digunakan dalam kegiatan pembelajaran itu beraneka ragam, maka guru harus melakukan pemilihan berdasarkan pertimbangan tertentu, seperti:
a. Tujuan/ kompetensi yang harus dikuasai,
b. Tinggi rendahnya kemampuan media dalam mencapai tujuan, atau dukungan terhadap isi pelajaran,
c. Kemudahan memperoleh media,
d. Keterampilan guru dalam menggunakannya,
e. Ketersediaan waktu menggunakannya, dan
f. Sesuai dengan taraf berpikir peserta didik.
4. Kriteria Pemilihan Strategi
Pembelajaran Pemilihan strategi pembelajaran pada dasarnya membandingkan antara satu jenis strategi pembelajaran dengan jenis strategi pembelajaran yang lain berdasarkan kriteria tertentu. Kriteria, tolok ukur atau standar adalah sesuatu ukuran yang digunakan sebagai patokan atau batas minimal untuk memilih sesuatu. Oleh karena itu, setiap pemilihan strategi pembelajaran diperlukan kriteria sebagai acuan atau patokan.
Pemilihan strategi pembelajaran yang efektif merupakan keterampilan yang harus dimiliki oleh seorang guru. Oleh karena itu, pemilihan strategi pembelajaran harus memperhatikan kriteria, yaitu:
a. Kesesuaian strategi pembelajaran dengan tujuan atau kompetensi,
b. Kesesuaian strategi pembelajaran dengan jenis pengetahuan,
c. Kesesuaian strategi pembelajaran dengan sasaran,
d. Biaya,
e. Kemampuan strategi pembelajaran,
f. Karakteristik strategi pembelajaran yang bersangkutan,
g. Waktu,
5. Efektivitas Pembelajaran
a. Pengertian dan Prinsip-prinsip Pembelajaran
Pembelajara efektif adalah suatu pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk belajar keterampilan spesifik, ilmu pengetahuan, dan sikap serta yang membuat peserta didik senang (Dick & Reiser, 1989). Pembelajaran yang efektif memudahkan peserta didik untuk belajar sesuatu yang bermanfaat, seperti: fakta, keterampilan, nilai, konsep, cara hidup serasi dengan sesama, atau sesuatu hasil belajar yang diinginkan.
Dengan demikian, pembelajaran yang efektif adalah suatu pembelajaran yang memungkinkan peserta didik untuk dapat belajar dengan mudah, menyenangkan, dan dapat tercapai tujuan pembelajaran sesuai degan harapan (Sutikno, 2007).
b. Ciri-ciri Pembelajaran yang Efektif
Ada beberapa ciri pembelajaran yang efektif, yaitu:
1) Peserta didik menjadi pengkaji yang aktif terhadap lingkungannya melalui mengobservasi, membandingkan, menemukan kesamaan-kesamaan dan perbedaan-perbedaan serta membentuk konsep dan generalisasi berdasarkan kesamaan-kesamaan yang ditemukan,
2) Guru menyediakan materi sebagai fokus berpikir dan berinteraksi dalam pelajaran,
3) Aktivitas-aktivitas peserta didik sepenuhnya didasarkan pada pengkajian,
4) Guru secara aktif terlibat dalam pemberian arahan dan tuntunan kepada peserta didik dalam menganalisis informasi,
5) Orientasi pembelajaran penguasaan isi pelajaran dan pengembangan keterampilan berpikir, serta
6) Guru menggunakan teknik mengajar yang bervariasi sesuai dengan tujuan dan gaya mengajar guru.
Komentar
Posting Komentar